Kamis, 26 Februari 2015

Andai...

Andai Hati adalah pintu
pasti mudah menutupnya kembali
mengunci dengan kunci terbaik
lalu anakkunci buang kelautan agar tak ditemukan lagi

tapi sayang hati bukanlah pintu
yang jika sudah dibuka tak mudah ditutup lagi
Hati menunggu walau diabaikan
menunggu yangjelas tidak pernah peduli

Merindukan.. tapi tidak boleh diungkapkan
hati sakit.. ia tetap menunggu..

dulu sekali..
waktu aku memutuskan mengunci rapat-rapat hatiku
kukira takan pernah terbuka lagi
lalu senyum itu hadir atau aku sedikit lengah
yang kukira waktu.a membuka
tapi kau dengan cepat membantingnya

Anehnya walau hati kau banting
aku tetap berdiri bersama perasaan itu
tetap menunggu, tanpa tau
Apakah hati ini dapat menyadarkan hati yang ditunggu.


Baturaja, 03 Februari 2015
Air Paoh




Tidak ada komentar:

Posting Komentar