Minggu, 22 Maret 2015

No Subtittle


xxxxxx

Pernahkah??? kamu bertemu dengan seseorang yang karena sesuatu kamu ingin menghindarinya..Tapi pada kesempatan yang sama..kamu tidak bisa melakukannya.. Sebelum bertemu mungkin kamu telah berencana akan bersikap dingin terhadapnya..tidak ingin tersenyum padanya, diam saja ketika dia berbicara.. mengabaikannya ketika ingin bercerita, pura-pura tidak perduli dengan perasaanya, tidak menghubungi.a dengan jangka waktu yang lama padahal hati really-really rindu semua tentangnya termasuk kemarahan dan keegoisannya serta sikap buruk lainnya

Setelah bertemu lain kejadiannya.. kita berikan senyum paling manis, tertawa bersama, bahkan sedih bersama mendengar segala keluh kesahnya, prihatin dengan masalahnya, tidak merasa risih dengan kejahilannya,  memberikan semangat, bekerja sama dengan mengerjakan tugas, saling memahami bahkan hanya dengan melihat caranya memandang, mengetahui apa yang harus dilakukan ketika suasana hatinya tidak lagi baik, bertukar pikiran dan bahkan menasehatinya agar lebih bersabar dengan segala ujian hidup. dan yang terpenting dalam esensi ini adalah bahwa bersamanya adalah hal yang menakjubkan yang belum pernah kita temui sebelumnya, bersamanya kita menemukan kedamain dan hal sederhana yang kita lakukan merupakan kebahagian. Lalu dengan diam-diam berdo'a semoga kamu bahagia, aku bahagia, kita bahagia saat kita bersama-bersama dan semoga kita selalu seperti ini :-)


TEMAN.. YAKINLAH JIKA KITA JAUH DARI SESEORANG SEPERTI INI RASANYA DUNIA TIDAK SESUAI DENGAN KONDISI JIWA KITA, APA-APA MENJADI LAIN RASANYA, URING-URINGAN BAHKAN KITA MENJADI SANGAT EMOSIONAL..DAN KITA TAK TAU SEBABNYA APA??? DAN MENGAPA KITA JADI SANGAT CENGENG!!!

IT'S ALL ABOUT TAKDIR katanya orang.. Pernahkan dengar kata-kata " bahkan daun yang jatuhpun Allah sudah  mengatur apalagi tentang hati.." pasti Allah punya rencana indah tentang hal ini.. hanya saja kita belum mengetahuinya dengan pasti.. jika kita tidak bisa bersyukur dan merawatnya dengan baik, kita akan kehilangan hal terbaik dalam hidup kita.. biarkan Allah yang menuliskan jalan cerita, kita hanya lakon dalam ceritanya Tuhan.. dan semoga kita menjadi lakon terbaik yang memperoleh penghargaan dengan Syurganya.. Aamiin :-)



AirPaoh
Selasa, 03 Maret 2015





Kucing Makan plastik..

Sore yang cerah..

Sore itu..seperti biasanya aku menemui kucing-kucing dibelakang rumah, kucing- kucing liar itu biasanya dengan sabar menungguku membuka pintu belakang rumah..itu rumah santai mereka..
Meoww..meoww..meoww.. siputih belang mendekat mengelus kaki meminta makanan..lalu si gendut kuning yang masih malu padaku, tidur dengan posisi yang menggemaskan..

Kudekati mereka satu persatu lalu kuelus dengan lembut..
sayank.. kalian lapar ya?? Meowwww.. meoww.. 
wah benar-benar lapar ya?? uhh.. kasian (sambil mengelus-elus kepalanya dengan lembut) ..sebentar ya..lalu aku kedalam lagi mengambil makanan yang memang telah kupersiapkan..
Meooowww..Meoowww.. suara berisik mereka saat aku baru saja meletakan makanan..

ayoo meoww makanlah, sayank.. meowww jawab mereka

Tiba-tiba ada satu kucing lagi yang datang..
bulunya basah..badannya luusuh.. dan berjalan dengan pelan..
Astagaa... matanya warna berwarna merah..!! pasti lagi sakit..
kudekati kucing itu, tapi ia menjauh sepertinya dia takut padaku..kutatap dia.. lalu kuberi makanan.. dan aku menjauh membiarkan kucing itu makan dengan leluasa.. Semoga cepat seembuh, cing.. :-)

=======================================================================

Keesokan pagi dengan niat yang sama ingin memberikan makanan pada kucing-kucing liar yang kusayank lagi.. tapi mereka tidak ada..mungkin lagi cari makan ditempat lain..
dengan agak kecewa..aku letakan saja makanan mereka disana, mungkin sebentar lagi mereka akan kemari lagi pikirku..

benar saja..waktu aku ingin masuk..kucing bermata merah kemari muncul lagi..
tapi aku begitu terkejut..ada sesuatu dibelakang ekornya..tergantung..kekira sampah yang menepel dibulu ekornya...tapi ternyata itu keluar dari tempat buang kotorannya..Oh my god..itu kotorannya..kucing itu makan plastik.. pantas saja ia sakit.. kasian passti sangat lapar waktu itu dan yang ia temukan hanyalah plastik yang mungkin bau ikan sehingga ia memakannya..

Kucing-kucing..kasian sekali kauu..
aku ingin menarik plastk itu tapi kucing itu terlalu takut padaku sehingga ia pergi..jadi kuputuskan diam saja.. membiarkan kucing itu mendekati makannan yang akan kuletakan tadi.. 


Semoga kucing itu sembuh pikirku..


*Tiga kemudian kulihat kucing itu lagi.. kulihat matanya tidak berwarna merah lagi.. ia sudah bisa berjalan dengan gagah lagi..Alhamdulillah akhirnya..

=======================================================================

Aku bukanlah orang yang baik.. aku hanya seseorang yang menyukai kucing, keluarga bukanlah orang yang bisa merawat kucing sejenis anggora atau lainnya..apalagi memberikan makan khusus untuk mereka.. sekarang aku belum bisa melakukan hal itu..hanya hal-hal sepele seperti itulah yang bisa aku lakukan..aku hanya ingin perduli..berbagi kasih sayang..


semoga kelak aku punya uang lebih.. yang bisa menampung banyak kucing liar yang tidak makan dengan cukup.. 

Tidak ada alasan yang passti.. yang jelas aku bahagia bisa menolong walau sedikit.. itu seperti membasuh dosa, damai rassanya kalau hidup ini bisa berbagi.. 

ingat ya.. 
kalau tidak bisa menyayangi setidaknya jangan mengganggu.. apalagi sampai tega mmbunuh mereka dan menjadiakannya mainnan!!


Kamis, 05 Maret 2015

Air Paoh, 21 Juni 2014


Ingat kah kau??
Pernah kutulis sebuah puisi indah untukmu
Rasakah kau??
Pernah kukirim angin lembut kepadamu
Tuk bisikan bahwa kurindu padamu

Dan malam ini terjadi lagi
Aku tak bisa terlelap tanpa terlebih dahulu memanggil namamu
Pelan..
Penuh cinta kusebut namamu dikeheningan malam

Tersenyum membawa bayanganmu
Berharap damai hingga fajar menyinari
Meski kau hanya temani sebatas mimpi
Tak mengapa itu cukup tuk jalani hari hingga bertemu dirimu lagi..




                                                   ====ICA DORAMI===


Air Paoh, 25 Agustus 2014

Mungkin Adalah Takdir

Ketika cahaya meredup
Meringkuk didalam banyak angan-angan
Lewati sebuah jalan yang rumit
Terhempas dalam keambiguan

Memasuki cerita yang entah yang tak terencana
Terpaut  dalam kecemasan
Keluar namun telah terlilit
Mungkin adalah takdir

Yang dihindari makin mendekat
Yang didekati makin menjauh
Seperti sebuah magnet 
Kutup yang sama bberlawanan
Kutub yang berbeda tarik menarik

Saat terjaga harus paham
Tak perlu banyak Khawatir
Cerita telah tertulis
Bahkan saat belu bernyawa


===ICA DORAMI===